{"id":7238,"date":"2018-11-09T11:27:22","date_gmt":"2018-11-09T03:27:22","guid":{"rendered":"http:\/\/bappelitbang.banjarkab.go.id\/?p=7238"},"modified":"2018-11-09T11:27:22","modified_gmt":"2018-11-09T03:27:22","slug":"gandeng-insida-kabupaten-banjar-ingin-mengembalikan-ikon-dan-identitas-awal-kota-martapura-sebagai-serambi-mekkah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bapperida.banjarkab.go.id\/?p=7238","title":{"rendered":"GANDENG  INSIDA, KABUPATEN BANJAR INGIN MENGEMBALIKAN IKON DAN IDENTITAS AWAL KOTA MARTAPURA SEBAGAI SERAMBI MEKKAH"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"http:\/\/bappelitbang.banjarkab.go.id\/konten\/uploads\/2018\/11\/IMG_0241.COPY_.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft  wp-image-7239\" style=\"border: 4px solid GREEN;\" title=\"IMG_0241.COPY\" src=\"http:\/\/bappelitbang.banjarkab.go.id\/konten\/uploads\/2018\/11\/IMG_0241.COPY_-1024x595.jpg\" alt=\"\" width=\"393\" height=\"229\" srcset=\"https:\/\/bapperida.banjarkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/IMG_0241.COPY_-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/bapperida.banjarkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/IMG_0241.COPY_-300x174.jpg 300w, https:\/\/bapperida.banjarkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/IMG_0241.COPY_-301x175.jpg 301w\" sizes=\"auto, (max-width: 393px) 100vw, 393px\" \/><\/a>MARTAPURA<\/strong> \u2013 Martapura yaitu ibu kota Kabupaten Banjar memiliki ciri khas dan karakteristik identitas dengan kentalnya nuansa keagamaan dan maraknya syiar dakwah keislaman yang ditunjukkan dengan kehadiran para alim ulama para aulia. Berdasarkan \u00a0karakteristik tersebut kota Martapura menjadi ikon pusat pendidikan Islam di wilayah Kalimantan. Santri-santri lembaga pendidikan di kota ini, menyebar ke berbagai kawasan di Kalimantan Selatan, Tengah dan Timur, bahkan di pulau Jawa. Para santri inilah yang melaksanakan dakwah dan pembinaan umat. Pusat pendidikan yang amat dikenal dari sisi pendidikan Islam ini adalah Pondok Pesantren Darussalam. Lembaga inilah yang telah mematok pancang dan berkiprah dalam sejarahnya, hingga sebutan Serambi Mekah dan kota santri untuk kota ini jadi pantas dilekatkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akan tetapi seiring perkembangan dan kemajuan dan perkembangan zaman di era modernisasi dan globalisasi julukan Kota Martapura sebagai Kota Serambi Mekkah di Martapura tersebut kian pudar, hal tersebut diakibatkan oleh pengaruh teknologi akibat pengaruh modernisasi dan globalisasi.\u00a0 Oleh karena itu \u00a0kemajuan dan perkembangan zaman tersebut menjadi tantangan terbesar bagi setiap umat muslim di Martapura.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menanggapi tantangan tersebut Pemerintah Kabupaten Banjar tak tinggal diam, Pemerintah daerah melalui Badan\u00a0 Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Banjar bekerjasama dengan \u00a0Institut Agama Islam Darussalam (Insida) Martapura untuk kegiatan penyusunan Masterplan Serambi Mekkah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang dilaksanakan pada Kamis (8\/11) kemaren, bertempat di aula Bauntung Bappelitbang Banjar menggelar Ekspose Penyusunan Masterplan Serambi Mekkah dihadiri tim yang terdiri dari SKPD lingkup Kabupaten Banjar terkait, Kemenag Banjar, dll serta tenaga ahli dari Insida yang diketuai Dr H Quzwini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bappelitbang Banjar yang diwakili Kabid Sosbud dan SDM H Syahruddin\u00a0 dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah untuk mengembalikan ikon dan identitas awal kota Martapura sebagai serambi mekkah sehingga bisa menjadi daya tarik bagi orang lain untuk berkunjung ke Kabupaten Banjar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSemoga dengan adanya masterplan serambi mekkah ini mampu menjadi <em>grand designd<\/em> untuk menunjukkan dan mewujudkan serambi mekkah kota Martapura\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu Quzwini, memaparkan dari hasil penelitian ada beberapa latar belakang dalam penyusunan masterplan tersebut \u00a0diantaranya salah satu ulama besar lahir di banjar yaitu Syekh Muhammad Arsyad al Banjari yang melakukan pembaharuan di serambi kalimantan selatan sehingga jadi panutan akan apa yang diajarkan beliau dan sangat mendasar sampai saat ini, kemudian \u00a0banyaknya majelis taklim, pondok pesantren, dan madrash di martapura. Kemudian masih terciptanya tradisi, budaya dan kehidupan yang agamis dimartapura serta \u00a0masyarakat masih banyak yang gemar beridah kemesjid, langgar atau mushola dan \u00a0para ulama \u00a0menjadi panutan, dll.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tak hanya latar belakang Quzwini dkk, \u00a0juga memaparkan beberapa hal lainnya secara detail terkait penelitian dan penyusunan yang telah dilaksanakan tim dari satu-satunya Institut Agama Islam yang ada di Kabupaten Banjar ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cRasanya sangat tepat penyusunan ini diserahkan kepada Insida\u00a0 karena tim memang sangat memahami dan mengerti secara langsung akan masterplan yang disusun\u201d pungkas Syahruddin sekaligus menutup acara. (<strong>ADB\/ Bappelitbang<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MARTAPURA \u2013 Martapura yaitu ibu kota Kabupaten Banjar memiliki ciri khas dan karakteristik identitas dengan kentalnya nuansa keagamaan dan maraknya<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,276],"tags":[],"class_list":["post-7238","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita","category-bidang-pemerintahan-pembangunan-manusia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bapperida.banjarkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7238","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bapperida.banjarkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bapperida.banjarkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapperida.banjarkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapperida.banjarkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7238"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bapperida.banjarkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7238\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7248,"href":"https:\/\/bapperida.banjarkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7238\/revisions\/7248"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bapperida.banjarkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7238"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bapperida.banjarkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7238"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bapperida.banjarkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7238"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}