BeritaBidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

BAPPERIDA GELAR RAKOOR PENYUSUNAN DOKUMEN PERENCANAAN TAHUN 2027

MARTAPURA – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Banjar melalui Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahun 2027 di Aula Baiman Lantai III Bappedalitbang Kabupaten Banjar, Selasa (26/05/2026). Rapat dibuka oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bapperida Kabupaten Banjar, Fara Hayani, dan dipimpin oleh Fungsional Perencana Muda, Nuriyami.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan SKPD mitra Bidang Pemerintahan, kecamatan, pejabat perencanaan, serta staf teknis terkait dalam rangka menyamakan persepsi penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran daerah Tahun 2027.

Dalam sambutannya, Fara Hayani menegaskan bahwa koordinasi lintas perangkat daerah menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas dokumen perencanaan agar tetap sinkron, realistis, dan sesuai arah kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, penyusunan dokumen perencanaan tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga harus mampu mendukung pencapaian target pembangunan daerah secara terukur dan akuntabel.

Fara Hayani juga menekankan pentingnya konsistensi data antara dokumen perencanaan, penganggaran, dan aplikasi pendukung seperti SIPD maupun SIMONDALEV. “Seluruh SKPD diharapkan dapat memperhatikan kesesuaian data, indikator, dan target kinerja agar dokumen perencanaan yang disusun tetap sinkron dengan dokumen pendukung lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, ketepatan penyusunan dokumen akan sangat berpengaruh terhadap efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah di tahun mendatang.

Usai sambutan Kepala Bidang PPM, Nuriyami memimpin jalannya rapat sekaligus menjelaskan tahapan penyusunan dokumen perencanaan Tahun 2027 yang menjadi fokus pembahasan bersama seluruh perangkat daerah. Ia menyampaikan bahwa SKPD diminta segera melakukan penginputan data gaji dan rincian belanja rutin sebagai dasar penyusunan Renja Tahun 2027, dengan tetap memprioritaskan Standar Pelayanan Minimal (SPM), program unggulan daerah, usulan Musrenbang, serta program strategis nasional hasil Rakortekbang.

Dalam pemaparannya, Nuriyami juga menjelaskan pentingnya keseragaman sistematika dokumen Renja serta sinkronisasi data antara SIPD, Renja, Pra-RKA, RKA, dan SIMONDALEV. Selain itu, rapat turut membahas berbagai kendala teknis yang dihadapi perangkat daerah, mulai dari verifikasi Perubahan Renja Tahun 2026, penyesuaian pagu anggaran, validasi data SAKIP, hingga kelengkapan dokumen usulan perubahan. Sejumlah kecamatan juga menyampaikan masukan terkait kebutuhan anggaran dan pelaksanaan program prioritas di wilayah masing-masing.

Dari hasil rapat disepakati bahwa seluruh SKPD mitra Bidang Pemerintahan berkomitmen menyelesaikan penginputan dan verifikasi dokumen Renja Tahun 2027 maupun Perubahan Renja Tahun 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Perangkat daerah juga diminta memastikan seluruh data dan indikator kinerja tersusun secara konsisten agar proses perencanaan dan penganggaran daerah dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Bapperida Kabupaten Banjar melalui Bidang PPM berharap proses penyusunan dokumen perencanaan Tahun 2027 dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan terintegrasi. Dengan penguatan koordinasi, verifikasi, dan sinkronisasi dokumen secara berkelanjutan, kualitas perencanaan pembangunan daerah diharapkan semakin baik serta mampu mendukung pencapaian target pembangunan Kabupaten Banjar secara optimal.(Ione/Brigade Bapperida)